19 January 2012

A Heart that Hurt

Luka nang di tangan, kawa dibabat
Luka nang di hati, hancur sekali
-Sapu tangan babuncu ampat, Banjar Folksong-


(Luka di tangan bisa dibalut, luka di hati, membuat hancur)


Sakit hati, iya. Sakit banget. Sakiiiittt banget.
Mau ngacuhin ya salah, mau acuh buat pusing
Hah?
Gila
Semakin tersakiti, ya 
semakin kamu kuat kan menghadapi sakit itu?
Ternyata ya tidak
Kamu mati rasa
Kamu akhirnya tidak merasakan sakit itu
Bahkan kamu bertanya, "Ini sakit hati?"
Sederhana, luka itu menggores
Pelan
Diam
Dalam
Berkali-kali, sampai kau tak meluncurkan kata
Kau membayangkan menghirup udara
Namun rasanya kau berada di ruang hampa
Sesak
Bahkan air mata saja sampai tersumbat
Kau menghela
Tapi tak melegakan
Akhirnya kamu:
diam

No comments: